Perdebatan seru terjadi di salah satu kelas filsafat, membahas apakah Tuhan itu ada atau tidak.
Profesor mengajak para mahasiswanya sekitar 30 orang berpikir dengan logika:
“Adakah di antara kalian yang pernah mendengar Tuhan?”
Tak ada yang menjawab.
“Adakah di antara kalian yang pernah menyentuh Tuhan?”
Lagi-lagi tak ada jawaban
“Atau ada di antara kalian yang pernah melihat Nya?!”
Masih tak ada jawaban
“Kalau begitu Tuhan itu tak ada”
Seorang mahasiswa yang
religius mengacungkan tangannya, meminta izin untuk bicara.
“Apakah profesor pernah mendengar suara otak profesor sendiri?” tanyanya pada seisi kelas.
Suasana hening.
“Apakah prof pernah menyentuh otak profesor?”
Suasana tetap hening
“Apakah prof. Pernah melihat otaknya prof?”
Karena tak ada yang menjawab
maka mahasiswa itu kemudian menyimpulkan,
”Kalau begitu, profesor memang tak punya otak!”